Cari Blog Ini

Selasa, 11 Oktober 2011

HUKUM NEWTON 2. Benda bermassa 10 kg terletak di atas permukaan lantai. Tentukan besar dan arah percepatan benda jika benda ditarik dengan gaya sebesar 10 N. Pembahasan : Besar Percepatan Arah Percepatan Arah percepatan = arah gaya total = ke kanan 2. Benda bermassa 10 kg ditarik oleh gaya F1 = 5 N ke kiri dan gaya F2 = 10 N ke kanan. Tentukan besar dan arah percepatan benda. Pembahasan : Besar Percepatan Arah Percepatan Arah percepatan = arah gaya total = ke kanan 3. Benda bermassa 10 kg ditarik oleh F1 = 8 N dan didorong oleh F2 = 10 N. Sudut yang dibentuk F1 dengan horisontal = 30o. Tentukan besar dan arah percepatan benda. Pembahasan : Besar Percepatan Arah Percepatan Arah percepatan = arah gaya total = ke kanan 4. Laju benda bermassa 4 kg bertambah secara teratur dari 5 m/s menjadi 10 m/s setelah benda bergerak sejauh 20 m. Tentukan besar gaya total yang menyebabkan bertambahnya laju benda. Pembahasan : Diketahui : m = 4 Kg vo = 5 m/s vt = 10 m/s s = 20 m Ditanyakan : Besar gaya total (F) Terlebih dahulu kita hitung besar percepatan (a) : vt2 = vo2 + 2as —– vt2 – vo2 = 2as (10 m/s)2 – (5 m/s)2 = 2(a)(20 m) 100 (m/s)2 – 25 (m/s)2 = (40 m)(a) 75 (m/s)2 = (40 m)(a) a = 75 (m/s)2 : 40 m a = 1,87 m/s2 Besar gaya total : ?F = ma = (4 Kg)(1,87 m/s2) = 7,5 Kg m/s2 = 7,5 N 5. Benda bermassa 4 kg yang sedang bergerak dengan laju 20 m/s mengalami perlambatan hingga dalam waktu 4 sekon lajunya menjadi 5 m/s. Tentukan besar gaya total yang menyebabkan berkurangnya laju benda. Pembahasan : Diketahui : m = 4 Kg vo = 20 m/s vt = 5 m/s t = 4 s Ditanyakan : Besar gaya total Terlebih dahulu kita hitung besar percepatan (a) : vt = vo + at —— vt – vo = at 5 m/s – 20 m/s = a (4 s) 15 m/s = a (4 s) a = 15 m/s : 4 s = 3,75 m/s2 6. Berapa besar gaya yang dibutuhkan untuk menggerakan benda seberat 100 N agar benda mengalami percepatan sebesar 1 m/s2. Pembahasan : 7. Seseorang bermasssa 50 kg berada di dalam sebuah lift. Hitung gaya normal yang dikerjakan lantai lift pada orang tersebut jika : (a) Lift diam (b) lift bergerak ke bawah dengan kecepatan konstan (c) Lift bergerak ke atas dengan percepatan 3 m/s2 (d) lift bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2 (e) lift bergerak ke bawah dengan percepatan 9,8 m/s2 (f) Lift diperlambat ke bawah dengan perlambatan 3 m/s2. Pembahasan : Diketahui : m = 50 kg, g = 9,8 m/s2 Ditanyakan : gaya normal yang bekerja pada orang yang berada di dalam lift (a) Lift diam ?Fy = ma —-> a = 0 Gaya yang arahnya ke atas bernilai positif, gaya yang arahnya ke bawah bernilai negatif. N – w = 0 N = w = mg = (50 kg)(9,8 m/s2) = 490 Newton (b) Lift bergerak ke bawah dengan kecepatan konstan ?Fy = ma —-> a = 0 Gaya yang arahnya ke atas bernilai positif, gaya yang arahnya ke bawah bernilai negatif. N – w = 0 N = w = mg = (50 kg)(9,8 m/s2) = 490 Newton (c) Lift bergerak ke atas dengan percepatan 3 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 3 m/s2 Gaya yang searah dengan percepatan bernilai positif, gaya yang berlawanan arah dengan percepatan bernilai negatif. N – w = ma N = w + ma N = mg + ma = m (g + a) = (50 kg)(9,8 m/s2 + 3 m/s2) = (50 kg)(12,8 m/s2) = 640 Newton (d) Lift bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 3 m/s2 Gaya yang searah dengan percepatan bernilai positif, gaya yang berlawanan arah dengan percepatan bernilai negatif. w – N = ma N = w – ma = mg – ma = m (g – a) = (50 kg)(9,8 m/s2 – 3 m/s2) = (50 kg)(6,8 m/s2) = 340 Newton (e) Lift bergerak ke bawah dengan percepatan 9,8 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 9,8 m/s2 Gaya yang searah dengan percepatan bernilai positif, gaya yang berlawanan arah dengan percepatan bernilai negatif. w – N = ma N = w – ma = mg – ma = m (g – a) = (50 kg)(9,8 m/s2 – 9,8 m/s2) = (50 kg)(0) = 0 Tidak ada gaya normal karena lift dan orang di dalamnya mengalami jatuh bebas. (f) Lift diperlambat ke bawah dengan perlambatan 3 m/s2 ?Fy = ma —-> a = – 3 m/s2 w – N = m(-a) N = w – m(-a) = mg + ma = m (g + a) = (50 kg)(9,8 m/s2 + 3 m/s2) = (50 kg)(12,8 m/s2) = 640 Newton ————— 8. Hitung tegangan kabel penyanggah lift bermassa 1000 kg, jika (a) lift diam (b) lift bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2 (c) lift bergerak ke atas dengan percepatan 3 m/s2 (d) lift bergerak ke bawah dengan percepatan 9,8 m/s2. Pembahasan : Diketahui : m = 1000 kg, g = 9,8 m/s2. Ditanyakan : Tegangan (T) kabel penyanggah lift (a) Lift diam ?Fy = ma —-> a = 0 T – w = 0 T = w = mg = (1000 kg)(9,8 m/s2) = 9800 Newton (b) Lift bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 3 m/s2 w – T = ma T = w – ma = mg – ma = m (g – a) = (1000 kg)(9,8 m/s2 – 3 m/s2) = (1000 kg)(6,8 m/s2) = 6800 Newton (c) Lift bergerak ke atas dengan percepatan 3 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 3 m/s2 T – w = ma T = w + ma = mg + ma = m (g + a) = (1000 kg)(9,8 m/s2 + 3 m/s2) = (1000 kg)(12,8 m/s2) = 12800 Newton (d) Lift bergerak ke bawah dengan percepatan 9,8 m/s2 ?Fy = ma —-> a = 9,8 m/s2 w – T = ma T = w – ma = mg – ma = m (g – a) = (1000 kg)(9,8 m/s2 – 9,8 m/s2) = (1000 kg)(0) = 0
Rumus GLBB ada 3, yaitu: * \!v_{t}=\!v_{0}+\!a\times\!t * \!s=\!v_{0}\times\!t+\frac{1}{2}\times\!a\times\!t^2 * \!v_{t}^2=\!v_{0}^2+\!2\times\!a\times\!s Dengan ketentuan: * \!v_{0} = Kecepatan awal (km/jam, m/s) * \!v_{t} = Kecepatan akhir (km/jam, m/s) * \!a = Percepatan (m/s2) * \!s = Jarak yang ditempuh (km, m) [sunting] Gerak vertikal * Kecepatan awal atau Vo = 0 * Percepatan (a) = Gravitasi (g) * Jarak (s) = tinggi (h) 1123
Rumus: \!v=\frac{s}{t} Dengan ketentuan: * \!s = Jarak yang ditempuh (m, km) * \!v = Kecepatan (km/jam, m/s) * \!t = Waktu tempuh (jam, sekon) Catatan: 1. Untuk mencari jarak yang ditempuh, rumusnya adalah \!s=\!v\times\!t. 2. Untuk mencari waktu tempuh, rumusnya adalah \!t=\frac{s}{v}. 3. Untuk mencari kecepatan, rumusnya adalah \!v=\frac{s}{t}. [sunting] Kecepatan rata-rata Rumus: \!v=\frac{s_{total}}{t_{total}}
Ada seorang murid bernama Tarom, dia pintar semua mata pelajaran, kecuali pelajaran Fisika, sehingga ketika ada pelajaran Fisika dia selalu ditanya oleh gurunya . Saat itu pelajaran mengenai Suhu .

Guru : "Rom, apa arti F, C, R dan K?"

Tarom : "(Setelah berpikir cukup lama) Tidak tahu pak . . . "

Guru : "Dasar bodoh! itu adalah Farenheit, Celcius, Reamur dan Kelvin . "

Tarom : "Kok bisa?"

Guru : "Lihat saja buku paketmu!"

Murid-murid : "Hhuuuuuuu . . . . . . !"

Mulai hari itu Tarom berencana untuk balas dendam . Suatu hari waktu membaca buku porno milik pak guru yang dia sembunyikan, Tarom mendapat ide, "Siiiip . . . kebetulan besok ada Fisika!", pikirnya . Keesokan harinya .

Tarom : "Pak, bapak kan sering memberi pertanyaan pada saya, sekarang gantian saya yang memberi pertanyaan pada bapak, bagaimana?"

Guru : "siapa takut!"

Tarom : "Tolong jabarkan (A-AH)(DI/CosA) (1X)(-TA) (2X)"

Guru : "Memangnya rumus apaan tuh!!! . . . "

Tarom : "Bapak nggak tahu kan ?"

Guru : (Menggelengkan kepala)

Tarom : "Itu sih kecil . . Rumus itu penjabarannya AMINAH DIPERKOSA 1X MINTA 2X"

Guru : "Kok bisa???"

Tarom : "Lihat aja dibuku porno bapak . . . !!!"